Gebya’an Gamelan Perempuan Purnama Laras dalam Rangka Peringatan Hari Kartini

Pada Rabu malam, tepat tanggal 21 April 2026 yang lalu Ekosistem Kreatif Brantas menyelenggarakan acara peringatan Hari Kartini. Acara ini dalam bentuk pagelaran gebya’an gamelan atau karawitan yang dibawakan oleh grup karawitan perempuan Purnama Laras. Purnama Laras adalah grup karawitan yang dikembangkan oleh Ekosistem Kreatif Brantas dalam beberapa tahun ini dan telah tampil di berbagai acara termasuk acara desa, acara warga, maupun acara Ekosistem Kreatif Brantas sendiri.

Acara peringatan Hari Kartini ini tentu bertujuan untuk uri-uri jasa dan kontribusi Kartini dalam memberdayakan perempuan Indonesia. Semangat yang sama yang selama ini juga didorong oleh Ekosistem Kreatif Brantas dimana salah satunya adalah memberikan kesempatan kepada perempuan, khususnya di pedesaan, untuk berekspresi melalui berbagai kegiatan dimana salah satunya adalah seni budaya. Pada 2024 lalu, bahkan Ekosistem Kreatif Brantas juga membentuk inisiatif Perempuan Brantas Menembus Batas dengan esensi mendorong perempuan menjadi garda terdepan dalam pelestarian seni, budaya, dan tradisi di daerahnya.

“Beberapa Sinden yang Tampil dalam Gebya’an Gamelan Purnama Laras”

Acara malam itu berlangsung kidmat dan meriah. Diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, lagu Ibu Kita Kartini serta do’a untuk kelancaran acara. Salah satunya juga berdo’a untuk almarhumah Mbak Vita Hariani yang merupakan anggota Purnama Laras yang tidak lama berpulang ke Yang Maha Kuasa. Semoga Mbak Vita Hariani husnul hotimah, diberikan tempat terbaik di sisi-Nya, diterima segala amal ibadahnya, dan diampuni segala kesalahannya. Amin.

Acara dimulai ba’da isya tepatnya jam 19.30 WIB dan bertempat di depan Balai Desa Ngogri. Gending-gending memainkan banyak lagu mungkin sampai belasan seperti judul perahu layar, caping gunung, gubug asmoro, lali janjine dan lainnya. Acara makin meriah ketika penonton diajak untuk berjoged bareng menggunakan sampur atau selendang. Para penonton yang tidak hanya berasal dari Desa Ngogri tapi juga beberapa desa sekitarnya, juga bisa minta atau request lagu. Beberapa di antaranya bahkan juga nyawer atau memberikan sejumlah uang untuk grup Purnama Laras. “Acara berlangsung meriah sampai hampir tengah malam. Ini pertama kalinya kami tampil dalam rangka hari Kartini. Saya sebagai sinden tentu senang dan berharap ke depannya acara serupa bisa diadakan lagi.” Ujar Sudilah, anggota Purnama Laras.

“Keseruan Gending-Gending Berbagai Lagu Jawa”

Wujud Nyata Gotong Royong Warga Desa

Acara ini selain menjadi peringatan kontribusi Kartini dalam pemberdayaan perempuan juga menjadi wujud nyata bagaimana warga desa bergotong royong satu sama lain. Para warga laki-laki membantu mengangkat segala logistik serta mengkondisikan lokasi acara agar tertata dan siap digunakan. Beberapa warga lainnya juga ikut menyumbang konsumsi misalnya Pak Sariyan yang menyediakan air minum dan bakso, Bu Tutuk yang menyediakan jajan nogosari, dan Pak Agus/ Mbak Lik yang menyediakan tumpeng. Serta tentunya warga desa lainnya yang menonton dan berbagi rezeki melalui saweran uang. “Saya sebagai pendiri Ekosistem Kreatif Brantas mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga yang berkontribusi dan apresiasi acara ini. Semoga acara ini bisa jadi berkah dan kebahagiaan bagi banyak orang”.

“Penonton Diajak Ikut Serta Njoged dengan Sampur”

Acara ditutup dengan makan bersama serta pembagian bingkisan dari Ekosistem Kreatif Brantas kepada seluruh anggota Purnama Laras serta panitia acara. Bingkisan berisi beberapa sabun mandi, sabun cuci, dan sabun lainnya. Sampai jumpa dalam acara Purnama Laras berikutnya. Sekali lagi selamat hari Kartini, maju terus seluruh perempuan Indonesia!

“Beberapa Penonton Acara Gebya’an Gamelan Purnama Laras”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *