Halo Rek!
Resik-Resik Rek hadir kembali. Kini di tahun 2026 ini. Seperti halnya di tahun-tahun sebelumnya, Resik-Resik Rek adalah kegiatan clean up yang bisa diikuti oleh umum. Brantas Lestari yang menjadi bagian dari Ekosistem Kreatif Brantas secara konsisten juga aktif mengadakan kegiatan ini sebagai upaya untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mempromosikan pelestarian lingkungan khususnya daerah aliran Sungai Brantas.
Pada tahun 2026 ini akan diagendakan 6 kali Resik-Resik Rek atau 2 bulan sekali. Adapun jadwal lengkapnya adalah sebagai berikut:
- Sabtu, 17 Januari 2026
- Sabtu, 28 Maret 2026
- Sabtu, 16 Mei 2026
- Sabtu, 25 Juli 2026
- Sabtu, 26 September 2026
- Sabtu, 14 November 2026
Tanggal di atas bisa saja berubah menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan. Kami akan menginfokan perubahan tanggal melalui media massa minimal seminggu sebelum hari-H. Adapun untuk panduan pelaksanaan dan partisipasi saat Resik-Resik Rek, dapat dilihat di dokumen berikut.

Gelaran Perdana: Penuh Semangat!
Pada gelaran pertama di Januari 2026 ini, Resik-Resik Rek diadakan pada Sabtu, 17 Januari 2026. Lokasi pelaksanaannya adalah di tangkis Sungai Brantas sisi Pasar Megaluh. Lokasi ini dipilih karena memang menjadi lokasi aktivitas warga baik itu sebagai jalur perlintasan transportasi menuju perahu penyeberangan sungai maupun kegiatan wisata berbasis alam dimana sering orang menghabiskan waktu di sini untuk kulineran maupun menikmati pemandangan alam.
Kondisi harian di lokasi memang terdapat banyak sampah. Menurut kami pertama karena memang kurangnya kesadaran akan kebersihan lingkungan. Sehingga beberapa orang dengan gampangnya membuang sampah makanan di tempat tersebut. Kedua memang di tempat tersebut tidak ada tempat sampah. Namun alasan kedua ini harusnya tidak bisa menjadi pembenaran bagi siapapun untuk membuang sampah sembarangan.

Resik-Resik Rek ingin menjadi contoh kegiatan yang diinisiasi oleh masyarakat untuk kepedulian akan kebersihan. Diikuti oleh 5 orang, Resik-Resik Rek perdana ini berlangsung dengan semangat. Kami menggunakan karung dari Sanggar Hijau Indonesia dan berhasil mengumpulkan sampah anorganik sebanyak lebih dari 30 kg dengan mayoritas berupa sampah plastik. Kegiatan ini berlangsung dengan gayeng walau diikuti oleh sedikit peserta.
Perlu Solusi yang Menyeluruh
Keberadaan Resik-Resik Rek memang tidak menyelesaikan masalah sampah secara menyeluruh. Resik-Resik Rek hanya mengurangi masalah konsentrasi menumpuknya sampah di lokasi tertentu serta potensi masuknya sampah tersebut ke aliran Sungai Brantas. Perlu ada pemetaan akar penyebab masalah sampah ini secara menyeluruh agar solusi yang bisa dilakukan juga lebih komprehensif dan lebih tepat sasaran.
Berdasarkan pengamatan kami bahwa penyebab dari permasalahan sampah ini antara lain:
1. Kurangnya kesadaran dari pengunjung untuk membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan
2. Kurangnya kesadaran dari penjual makanan untuk mengurangi penggunaan sampah anorganik misalnya plastik baik itu gelas, sedotan, atau plastik pembungkus
3. Kurangnya pemahaman akan pentingnya menjaga ekosistem alam Sungai Brantas
4. Tidak adanya fasilitas pembuangan sampah berupa tempat sampah di sekitar lokasi
5. Tidak adanya organisasi pengelolaan sampah dengan personel, prosedur, dan peralatan pendukung yang memadai
Kecamatan Megaluh sendiri belum memiliki fasilitas pengolahan sampah yang lebih modern seperti TPS3R atau bentuk lainnya. Tentunya ini perlu menjadi perhatian pemerintah setempat baik itu kabupaten, kecamatan, atau bahkan desa. Pemetaan akar masalah dan solusi terbaik perlu melibatkan berbagai pemangku kepentingan seperti pemerintah, masyarakat, akademisi, pihak swasta, media, dan lainnya.

Kami melihat bahwa kegiatan sejenis Resik-Resik Rek sering dilakukan oleh beberapa pihak di area ini. Namun tidak lama setelahnya, sampah bisa mulai dilihat kembali di lokasi tersebut. Resik-Resik Rek menjadi langkah kecil dan nyata yang bisa kami lakukan. Kami percaya bahwa inisiatif sekecil apapun perlu mendapat tempat dan gaung. Inisiatif sekecil apapun perlu diapresiasi karena semua hal besar dimulai dari hal kecil. Begitu juga dengan Resik-Resik Rek, kami akan terus melakukannya sebagai bukti bahwa kami peduli akan pelestarian lingkungan khususnya Sungai Brantas.
Terima kasih untuk semua yang telah ikut serta dalam giat Resik-Resik Rek kali ini. Sampai ketemu di Resik-Resik Rek berikutnya!
