Halo Rek!
Bagaimana kabar kalian? Semoga selalu baik dan sehat ya. Selama Ramadhan 1447 H tentu bagi teman-teman yang beragama Islam melakukan rangkaian ibadah seperti puasa, teraweh, sampai menunaikan zakat. Kira-kira tradisi apa yang dilakukan di daerah kalian? Di Jombang ada beberapa tradisi yang dilakukan sebelum dan saat Ramadhan. Sebelum Ramadhan misalnya, diadakan acara Gerebeg Apem dimana apem-apem disusun seperti tumpeng dan dikirab keliling pusat Kota Jombang. Tradisi lain adalah membangunkan sahur dimana warga melalui toa atau sound system di masjid atau musholla membangunkan warga. Selain itu ada juga yang berkeliling dengan kendaraan untuk membangunkan warga tersebut. Ada tradisi nderes dimana warga mengaji Al Qur’an di masjid atau musholla. Di malam hari, dilakukan ibadah tarawih setiap selesai Sholat Isya. Biasanya ramai anak-anak usia SD atau SMP dimana mereka kemudian selesia teraweh meminta perwakilan masjid atau musholla menandatangani buku kegiatan Ramadhan dari sekolah masing-masing.
Nah urusan makanan, ada tradisi lain juga yang berjalan di masyarakat. Pertama adalah ngabuburit dimana di beberapa daerah ada pasar dadakan di sore hari. Aneka jajanan, makanan, dan minuman dijual. Sangat menarik dalam hal pilihan kuliner dan harganya. Ada juga tradisi weweh dimana warga saling berkirim makanan dalam rantang. Biasanya rantang dibawa oleh anak-anak dan mereka kemudian diberikan sejumlah uang saku atau duet sangu dari warga yang dikirimi weweh tersebut.
Ekosistem Kreatif Brantas juga tidak ketinggalan menyemarakkan Ramadhan 1447 H ini. Pertama sebelum Ramadhan mulai tepatnya saat penyelenggaraan Pasar Brantas bulan Februari 2026, Museum Brantas Jombang menggelar Lomba Mewarnai Museum Brantas Jombang Tahun 2026. Tema yang diangkat adalah “Suka Cita Sambut Ramadhan Bersama”. Lomba ini diikuti oleh lebih dari 30 peserta yang berasal dari berbagai kecamatan di Jombang seperti Megaluh, Jombang, dan Ngoro.
“Senang sekali melihat anak-anak dari berbagai daerah datang ke Pasar Brantas dan ikut lomba mewarnai ini. Kami senang keberadaan mereka membuat Pasar Brantas menjadi lebih semarak.” tutur Nadia Rahmawati, panitia lomba.
Anak-anak terlihat semangat mengikuti lomba ini dan mereka berkarya dengan aneka warna sesuai dengan kreatifitas masing-masing. Penilaian didasarkan pada beberapa aspek seperti kreativitas, kombinasi warna, dan kerapihan. Berikut ini adalah para juara lomba tersebut:
- Juara 1: Adek Earlyta Arsyifa Elsabila – Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang
- Juara 2: Adek Ayesha Kaifiyah Zahira – Desa Sumberagung, Kecamatan Megaluh
- Juara 3: Adek Hilya Khaulatunnisa – Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngoro
Selamat kepada adek-adek yang menjadi juara atas prestasi yang membanggakan. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh adek-adek yang telah ikut serta dalam lomba ini. Semoga pengalaman yang didapat menyenangkan. Kami juga memberikan apresiasi kepada Bapak-Ibu, Mas-Mbak yang menjadi pendamping adek-adek ini selama berkegiatan di tempat kami. Semoga lomba ini bisa mendatangkan manfaat dan berkah khususnya dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H.
Opyak dan Sahur Berjalan
Seperti halnya tahun lalu, kami menyelenggarakan Sahur on The Road. Kegiatan ini dilakukan dimana peserta diajak keliling Kecamatan Megaluh dengan menaiki Brantas Shuttle Car. Sekitar 8 peserta berkeliling dimulai dari Masjid Besar Ngogri di Desa Ngogri menyusuri desa-desa lainnya sebagai berikut: Sumberagung, Pacarpeluk, Kedungrejo, Balonggemek, Dukuharum, Sumbersari, Megaluh, dan Sudimoro. Dengan membawa alat musik tradisional yakni opyak, peserta menyanyikan beberapa lagu baik tradisional Jawa maupun pop Indonesia populer sembari mengingatkan warga agar sahur.
“Sahur-sahur, kepada Bapak-Ibu warga desa monggo segera sahut. Sayurnya dihangatkan dan segera sahur sebelum jam isya’”
“Sahur ora sahur sak karepmu. Sahur ora sahur sak karepmu. Arep sahur sak karepmu, ora sahur sak karepmu. Gusti Allah ngerti karepmu”
“Acara Sahur on The Road ini adalah acara yang saya tunggu-tunggu. Seperti halnya tahun lalu saya ikut juga karena memang acara ini seru selain tentunya bisa sahur bareng dengan peserta yang lain.” ujar Leni Puji, salah satu peserta.
Di tengah kegiatan ini, rombongan berhenti sejenak untuk santap sahur. Kegiatan Sahur on The Road ini diadakan dua kali yakni Sabtu, 28 Februari 2026 dan Sabtu, 7 Maret 2026.
Gayeng Nang Museum dan Buka Bersama
Pada sabtu, 14 Maret 2026 diselenggarakan Gayeng Nang Museum. Acara ini adalah sesi pertunjukan seni budaya di Museum Brantas Jombang yang menjadi momen selebrasi dan syukur atas berkat Allah SWT melalui seni budaya. Dalam momen Ramadhan 1447 H, acara yang biasanya diadakan malam kemudian digeser menjadi sore sembari buka bersama. Beberapa seni budaya yang ditampilkan adalah musik tradisional opyak Adem Panas, puisi Perempuan Brantas, dhagelan Kembang Anggrek, dan Wayang Brantas. Acara semakin seru ketiga ada games berhadiah. Acara ditutup dengan makan buka puasa bersama dengan cara liwetan. Acara ini berlangsung gayeng, walau dengan menu buka puasa yang sederhana.
“Gayeng Nang Museum ini adalah acara serupa yang kami adakan. Tahun lalu juga kami menyelenggarakan acara ini. Acara yang sederhana namun tetap dekat dan hangat yang bisa menyatukan warga khususnya keluarga besar Ekosistem Kreatif Brantas.” kata Lahir Jaka, pegiat Wayang Brantas.
Bingkisan Ekosistem Kreatif Brantas
Alhamdulillah, Ekosistem Kreatif Brantas bisa berbagai dengan keluarga besarnya melalui pembagian bingkisan Ramadhan dan Lebaran. Bingkisan diberikan kepada sekitar 20 orang dimana mereka adalah orang-orang yang selama ini membantu pelaksanaan berbagai kegiatan Ekosistem Kreatif Brantas. Isi bingkisan tersebut meliputi makanan, minuman, jajanan, serta uang tunai. Kami berharap semoga bingkisan tersebut bisa bermanfaat dan dinikmati terutama dalam momen-momen Lebaran 1447 H.
“Saat ini, kami menghadapi situasi yang menantang. Namun alhamdulillah, Ekosistem Kreatif Brantas tetap bisa berbagi dengan bingkisan yang sederhana. Walau nilainya tidak seberapa namun keikhlasan dalam bingkisan itu membuatnya spesial.”
Demikian, rangkaian kegiatan yang Ekosistem Kreatif Brantas lakukan. Semoga seluruh kegiatan tersebut memberikan manfaat dan berkah bagi semua pihak yang ikut serta. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung acara ini. Semoga kami bisa terus konsisten berkegiatan dan memberikan manfaat bagi banyak orang. Sampai jumpa di kegiatan Ekosistem Kreatif Brantas berikutnya.
